Language

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean

Thursday, February 10, 2011

PERKEMBANGAN MODEL ATOM

Model atom adalah suatu gambaran tentang atom dan sifat-sifatnya. Model atom berkembang seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan manusia. Dalam bagian ini akan dibahas perkembangan model atom mulai dari model atom Dalton sampai model atom Modern.
Model Atom Dalton

Model atom yang pertama dikemukakan oleh John Dalton pada tahun 1803 berdasarkan hukum kekekalan massa (Lavoiseir) dan hukum perbandingan tetap (Proust).

  1. Setiap materi terdiri atas partikel yang disebut atom
  2. Unsur adalah materi yang terdiri atas sejenis atom
  3. Atom suatu unsur adalah identik tetapi brbeda dari atom unsur lain
  4. Senyawa adalah materi yang terdiri atas dua atau lebih jenis atom dengan perbandingan tertentu
  5. Atom tidak dapat dimusnahkan atau diciptakan dan tidak dapat diubah menjadi atom lain melalui reaksi kimia. Reaksi kimia hanyalah penataan ulang (reorganisasi) atom
Teori atom Dalton tidak dapat menerangkan suatu larutan dapat menghantarkan listrik. Bagaimana mungkin suatu bola pejal dapat menghantarkan listrik, padahal listrik adalah elektron yang bergerak. Berarti ada partikel lain yang dapat menyebabkan terjadinya daya hantar listrik.
Model Atom Thomson
Kelemahan model atom Dalton diperbaiki oleh J.J. Thomson pada tahun 1897 berdasarkan eksperimen tabung sinar katode. Dari hasil eksperimen Thomson mengemukakan bahwa atom adalah suatu materi berbentuk bola bermuatan positif dan didalamnya tersebar elektron-elektron. Atom bersifat netral, yaitu muatan positif dan muatan negatif jumlahnya sama. Model atom Thomson disebut juga model atom roti kismis. Model atom Thomson tidak dapat menjelaskan susunan muatan positif dan muatan negatif dalam bola atom tersebut.
Model Atom Rutherford
Pada tahun 1910 berdasarkan percobaan penembakan partikel sinar alfa pada lempeng tipis emas, Rutherford menggambarkan model atom sebagai berikut:
  1. Atom terdiri dari inti atom yang bermuatan positif dan elektron bermuatan negatif yang mengelilingi inti atom
  2. Atom bersifat netral
  3. Ukuran jari-jari atom adalah sekitar 10-8 cm, dan jari-jari inti atom adalah 10-13 cm. jadi sebagian besar dari atom merupakan ruang hampa.
Kelemahan model atom Rutherford yaitu tidak dapat menjelaskan mengapa elektron tidak jatuh ke dalam inti atom. Berdasarkan teori fisika klasik, elektron yang bergerak mengelilingi inti atom akan melepaskan energi dalam bentuk radiasi (teori Maxwell) sehingga lama kelamaan energi elektron akan berkurang dan lintasannya makin lama akan mendekati inti dan jatuh ke dalam inti.
Model Atom Niels Bohr
Pada tahun 1913 kelemahan model atom Rutherford di perbaiki oleh Niels Bohr berdasarkan percobaan spektrum garis atom hidrogen.
Model atom Niels Bohr :
  1. Atom terdiri dari inti atom yang mengandung proton bermuatan positif dan elektron bermuatan negatif yang mengelilingi inti atom
  2. Elektron-elektron yang mengitari inti atom berada pada tingkat energi tertentu yang bergerak secara stationer
  3. Tingkat energi atau lintasan elektron yang paling dekat dengan inti atom mempunyai tingkat energi terendah. Lintasan elektron yang paling jauh dari inti atom mempunyai tingkat energi tertinggi
  4. Elektron dapat berpindah dari lintasan yang satu ke lintasan yang lain dengan menyerap atau melepaskan energi
Kelemahan model atom Niels Bohr adalah tidak dapat menjelaskan spektrum warna dari atom berelektron banyak.
Model Atom Modern (Model Atom Mekanika Gelombang)
Model atom modern didasarkan atas tiga prinsip, yaitu :
  1. Elektron bersifat gelombang dan partikel oleh De Broglie (1942)
  2. Asas ketidakpastian oleh Heisenberg (1927)
  3. Persamaan gelombang elektron dalam atom oleh Schrodinger (1927)
Model atom modern :
Atom terdiri dari inti atom yang mengandung proton dan neutron, serta elektron-elektron yang mengitari inti atom berada pada orbital-orbital tertentu yang membentuk kulit atom, hal itu dikatakan dengan konsep orbital
Dengan memadukan asas ketidakpastian dari Heisenberg dan mekanika gelombang dari De Broglie, Schrodinger merumuskan konsep orbital (orbital adalah suatu ruang tempat peluang elektron dapat ditemukan)
Kedudukan elektron pada orbital-orbitalnya dinyatakan dengan bilangan kuantum

Artikel, Kimia X

0 komentar:

Post a Comment

free counters
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

© 2011 In the World - Designed by Mukund | ToS | Privacy Policy | Sitemap

About Us | Contact Us | Write For Us