• Slide 1 Title

    Go to Blogger edit html and replace these slide 1 description with your own words. ...

  • Slide 2 Title

    Go to Blogger edit html and replace these slide 2 description with your own words. ...

  • Slide 3 Title

    Go to Blogger edit html and replace these slide 3 description with your own words. ...

  • Slide 4 Title

    Go to Blogger edit html and replace these slide 4 description with your own words. ...

  • Slide 5 Title

    Go to Blogger edit html and replace these slide 5 description with your own words. ...

Wednesday, March 2, 2011

Rahasia Crop Circle


Crop Circle di Sekolah
Crop Circle di Sekolah
Crop Circle atau bahasa kita “Lingkaran Tanaman”-karena memang selalu ada di tengah2 tanaman (padi dan gandum), atau istilah pak Ma’rufin Pola Lingkaran Anomalik (PLA), atau istilah media “Jejak UFO”, atau istilah2 lain yg saya ndak hafal: ternyata menjadi buah bibir yang eeehm…
1. Crop Circle Paling “Rumit”:
Gambar di bawah adalah pola paling arstiktik, atau kalau ini adalah ‘jejak UFO”, maka ini merupakan jejak paling ‘rumit’ untuk dikaji.
Sudah tak terhitung Pesawat yang meninggalkan jejaknya di area ini. Bahkan tragedi nasional juga pernah terjadi di area ini, musibah Pesawat Lion Air pada 30 November 2004.
Menteri Perhubungan menyetakan, ini ‘Crop Circle’ paling arstitik di Dunia. Sehingga Presiden SBY yg langsung meresmikan penggunaanya.
Selengkapnya, silahkan klik gambar di bawah:
Crop Circle paling Artstiktik di Solo
Crop Circle paling Artstiktik di Solo
2. Riwayat Crop Circle:
Selama lebih dari 15 abad Crop Circle (lingkaran tanaman) misterius telah disebutkan dalam teks akademik dan agama. Pada 1890-an petani dan personil militer menyaksikan mereka ‘diciptakan’ dalam hitungan detik dengan tabung dari luminositas cahaya dan lainnya.
Tapi sekitar tahun 1980 fenomena tersebut masuk ke overdrive dan meledak di seluruh dunia, dengan 10, 000 laporan yang tersebar di 29 negara. Sebuah kontroversi besar muncul diikuti dengan kampanye membongkar pra-desain melalui media. Tapi 80 saksi mata jelas menceritakan cerita lain-dimana ada fenomena asli di tempat kerja.
Rahasia CC
Buku karya Freddy Silva adalah kisah paling komprehensif tentang misteri yang pernah diterbitkan, sebagian besar dari pribadi dan pengalaman. Ditulis melalui pengorbanan pribadi yang besar, Silva membawakan Anda sejarah lengkap dari fenomena itu, anomali yang menentang batas-batas ilmu pengetahuan, dan upaya untuk mendiskreditkan info resmi dan memanipulasi opini publik.
Digambarkan dengan lebih dari 400 gambar dan diagram, ia menggali bukti-bukti keras dan menjelaskan bagaimana desain dapat dibuat oleh suara, plasma dan manipulasi medan magnet lokal. Dia kuak geometri suci mereka, makna mereka, pesan tersembunyi, hubungan dengan simbol kuno, dan bagaimana mereka penuh semangat dihubungkan dengan situs suci kuno seperti Stonehenge dan piramida Giza.
Dia datangi langsung sumber CC-lingkaran tanaman termasuk foto dari pembuat-Circle-dan menemukan bagaimana mesin terbang yang terkait dengan siklus perubahan iklim di bumi, dan bagaimana mereka bekerja penuh semangat untuk mempengaruhi arah masa depan kesadaran manusia.
Pesan dalam pekerjaan komprehensif dan kritis-diakui akan mengejutkan  Anda. CC-lingkaran tanaman adalah panduan untuk kita :
Dari mana kita berasal dan kemana kita menuju
3. Crop Circle Negeri Sulaiman:
by: Ma’rufin
Yogyakarta baru saja disinggahi makhluk asing. Demikian yang kabar yang beredar setelah munculnya pola lingkaran anomalik (PLA) yang tercetak di lahan persawahan Dusun Jogomangsar, Jogotirto, Berbah (Sleman). PLA, yang dikenal pula sebagaicrop circle mengingat fenomena ini sering ditemukan di ladang pertanian gandum, jagung dan lobak di mancanegara, memiliki garis tengah 70 meter dan diindikasikan muncul pada Minggu 23 Januari 2010. Urban legend mengaitkan PLA  dengan kreasi makhluk asing ekstraterestrial berintelegensia tinggi yang datang ke Bumi mengendarai benda terbang asing atau Unidentified Flying Objects (UFO). Lebih spesifik lagi, PLA disebut sebagai bekas jejak pendaratan UFO.
Pola lingkaran anomalik Jogotirto, Berbah, Sleman (DIY).
Kontan PLA Jogotirto menggemparkan Yogyakarta. Beragam tafsiran pun muncul, mulai yang menganggap sebagai pertanda baik, pesan dari langit akan bencana baru yang akan datang hingga yang mengaitkannya dengan lingkaran cahaya pelangi mengelilingi Matahari yang muncul di atas Yogyakarta tiga minggu sebelumnya. Apalagi tak lama kemudian banjir lahar hujan kembali menggerus badan jalan raya Yogyakarta-Magelang di km 23, yang membuat arus transportasi darat nyaris terputus total.
PLA Jogotirto menempatkan Indonesia sebagai satu dari 27 negara di dunia yang tercatat mengalami fenomena sejenis. PLA secara global mulai muncul sejak tiga dekade silam dan semenjak itu telah lebih dari 10.000 PLA teridentifikasi dengan 90 % diantaranya muncul di Inggris selatan, tepatnya di dekat situs Stonehenge. Realitas ini memantik sebagian orang, khususnya ufologis dan supranaturalis, berpendapat PLA memang pesan dari langit, dari peradaban makhluk asing yang di masa silam telah memicu nenek moyang kita membangun situs arkeologis seperti Stonehenge. Sejumlah supranaturalis bahkan menyebut banyak PLA berada di lokasi garis ley, yakni sejenis node pada garis-garis gaya magnetik Bumi. Situs-situs arkeologi seperti Stonehenge maupun percandian di Indonesia, diklaim dibangun di lokasi garis ley sehingga munculnya PLA didekatnya adalah wajar. Bagi PLA Jogotirto, meski tidak ada situs arkeologi spesifik didekatnya, namun dalam konteks regional lokasi ini dijepit oleh dua situs percandian besar: Prambanan dan Borobudur.
Sayangnya, ilmu pengetahuan dalam hal ini astronomi tidak menemukan tanda-tanda PLA sebagai jejak peradaban asing ekstraterestrial. Ketika PLA diklaim sebagai bekas pendaratan UFO, maka secanggih apapun teknologi UFO semestinya tidak hanya PLA yang muncul sebagai hasil emisi gas buang sistem propulsinya. Relativitas umum menggarisbawahi hukum-hukum fisika berlaku secara universal, baik bagi peradaban manusia di Bumi maupun peradaban asing ekstraterestrial yang mungkin eksis. Maka bila sistem propulsi UFO menggunakan propelan antimateri seperti diklaim beberapa pihak, sebagai konsekuensinya seharusnya ada jejak peracunan radiasi sinar X dan sinar gamma pada tumbuhan di sekitar PLA mengingat kedua radiasi itu adalah produk langsung dari propelan antimateri. Pancaran sinar X dan sinar gamma saat UFO dalam tahap lepas landas pun seharusnya menciptakan banjir pasangan ion-elektron dalam lintasannya di atmosfer, yang kemudian menginisiasi kondensasi membentuk awan unik yang dikenal sebagai awan Wilson. Atas dasar demikian astronom legendaris Carl Sagan dalam bukunya The Demon-Haunted World: Science as a Candle in The Dark (1997) menyimpulkan tidak ada hubungan empirik antara UFO dengan PLA.
Jika PLA bukan jejak peradaban asing ekstraterestrial, lantas apa penyebabnya? Beberapa hipotesis sempat muncul, misalnya cuaca, gangguan magnetik maupun aktivitas fauna. Fenomena meteorologis seperti tornado atau puting beliung pernah dianggap menghasilkan PLA. Namun hipotesis itu bertabrakan dengan realitas bahwa pola kerusakan tornado cenderung membentuk garis linier tak beraturan sesuai lintasannya sebelum menghilang, berbeda dengan PLA. Sementara puting beliung, yang menyerupai tornado namun dalam skala dan selang waktu jauh lebih kecil, seyogyanya meninggalkan jejak berpilin (vortex). Sebelum PLA Jogotirto muncul dilaporkan ada puting beliung di sini, namun dengan pola tegakan dan rebahan tanaman padi di lokasi PLA yang kontras, sulit menyebut PLA Jogotirto sebagai produk puting beliung. Apalagi bentuk PLA Jogotirto cukup kompleks, bukan sekedar lingkaran vortex.
Salah satu pusat lingkaran dalam PLA Jogotirto. Perhatikan kontras antara tanaman yang rebah dan yang tegak disampingnya. Pola semacam ini mustahil disebabkan oleh emisi gas buang, angin puting beliung maupun gangguan magnetik lokal.
Kompleksnya PLA Jogotirto juga membuat gangguan magnetik sulit menjelaskannya meskipun di atas PLA ini membentang saluran tegangan ekstratinggi. Gangguan magnetik Bumi juga harus dikesampingkan mengingat di hari-hari tersebut tidak ada peristiwa badai Matahari yang melepaskan massa koronal substansial. Dan selama ini secara temporal kejadian PLA tidak simultan dengan badai Matahari. Sementara aktivitas fauna, sejauh ini hanyalah satu kasus khusus saja yang terdeteksi yakni di Tasmania (Australia). Di tahun 2009 jaksa agung Tasmania Lara Giddings menyatakan wallabi Australia mampu membuat PLA sederhana di ladang ganja. Rupanya kandungan opium membuat wallabi teler dan lantas berlari terus-menerus dalam lintasan lingkaran. Padahal Jogotirto bukanlah ladang ganja.
Satu-satunya alternatif penyebab PLA yang mungkin hanyalah aktivitas manusia. Dan ini sudah terjawab sejak 1991 lewat testimoni Doug Bower dan Cave Chorley bahwa mereka berdualah yang mulai membuat PLA di Inggris selatan pada tahun 1978 dengan motif iseng. Tindakannya memicu ‘demam’ baru yang lantas diikuti banyak orang, termasuk Matt Ridley yang ‘mengekspornya’ ke Inggis utara pada tahun 1991 berdasarkan testimoninya di majalah Scientific American Agustus 2002. Belakangan malah terbentuk tim profesional kreator PLA baik dengan motif iseng, seni kontemporer, iklan maupun bisnis dan dengan bentuk PLA yang kian kompleks.
Contoh PLA kontemporer dan kompleks di Diessenhofen (Jerman), dibuat pada Juli 2008. Sumber : wikipedia
Namun sekompleks apapun bentuknya dan motif yang mendasarinya, langkah pembuatan PLA ternyata sangat sederhana. Setelah pola PLA digambar, sebuah tongkat ditancapkan di bakal pusat lingkaran. Seutas tali diikatkan padanya dengan ujung satunya diikatkan pada papan untuk merubuhkan tanaman.  Ketika si kreator mulai berjalan perlahan merubuhkan tanaman, tali secara otomatis menjaga lintasannya tetap berbentuk lingkaran. Kreator lainnya memanfaatkan mesin pemotong rumput sehingga waktu pengerjaannya lebih cepat dan hasilnya pun lebih rapi. Pola PLA yang lebih kompleks diperoleh dengan membuat lingkaran-lingkaran baru yang tumpang tindih dengan lingkaran awal, untuk kemudian meratakan tanaman di bagian-bagian tertentu. PLA Jogotirto, bila dicermati sebenarnya juga merupakan beberapa lingkaran yang saling berpotongan. Dengan cara demikian sebuah PLA terbentuk, yang dalam demonstrasi Bower dan Chorley bahkan bisa diselesaikan oleh dua orang hanya dalam waktu satu jam.
Contoh PLA kompleks berupa dobel triskelion yang tersusun dari 490 lingkaran, dibuat di Milk Hill (Inggris) tahun 2001. Sumber: Wikipedia
Teknik pembuatan PLA merupakan reproduksi teknik pembuatan garis-garis Nazca yang dikembangkan peradaban peradaban Nazca di Peru (Amerika Selatan) sejak 1.600 tahun silam. Hanya saja garis-garis Nazca dibuat di atas lahan kering berbatu pasir dengan motif ritual, sebagai prosesi kepada dewa-dewi Nazca guna menjamin stabilitas pasokan air. Setelah lahan kering tersebut digaris, lapisan tanah teratas disingkirkan ke samping membentuk tanggul mini yang dibatasi batu-batu penanda. Garis-garis Nazca pun pernah dianggap sebagai landasan pendaratan UFO, misalnya oleh ufologis Erich von Daniken. Namun adanya altar tanah di ujung garis dengan sisa-sisa sayuran, hewan, manusia yang dikorbankan dan kerang langka dari genus Spondylus (hanya ada di Peru ketika El Nino terjadi) yang berfungsi sebagai uang dengan tegas menunjukkan garis-garis itu merupakan arena ritual guna memohon air yang melimpah di tengah lingkungan nan tandus.
PLA tak pelak menyebabkan kerusakan pada tanaman pertanian, baik karena pembuatannya maupun publik yang datang berbondong-bondong menyaksikannya hingga tanaman disekitarnya terinjak-injak. Di tahun 1992 Gabor Takacs dan Robert Dallos, keduanya siswa SMA pertanian St. Stephen Agricultural Technicum di Hungaria, harus berhadapan dengan hukum ketika mereka membuat PLA bergaris tengah 36 meter di ladang gandum milik perusahaan Aranykalasz di dekat Budapest. Aranykalasz menuntut ganti rugi US $ 3.000 atas kerusakan yang terjadi, namun hakim memutuskan kedua remaja 17 tahun itu hanya bertanggungjawab atas kerugian US $ 30 saja mengingat 99 % kerusakan tanaman disebabkan oleh pengunjung yang berbondong-bondong. Dalam konteks ini upaya aparat kepolisian dan warga yang langsung mengamankan lokasi PLA Jogotirto patut diapresiasi sehingga lahan persawahan seluas 7 hektar milik Pak Ngadirin dkk terhindar dari kerusakan selanjutnya.
Sehingga, PLA Jogotirto yang diklaim sebagai jejak UFO sebenarnya hanyalah hasil kreativitas manusia belaka. Siapa kreatornya dan apa motifnya? Biarlah pihak berwenang yang menyelidiki. Bisa jadi si kreator hanyalah iseng dan mencoba menawarkan satu hiburan tersendiri bagi masyarakat, setelah dicekam  bencana letusan Gunung Merapi, problem keistimewaan, kasus Gayus dan skandal Century yang tak berujung. Bisa juga si kreator malah tertawa atas kecenderungan kita yang suka othak-athik gathuk antara fenomena alam (yang sebenarnya bisa dijelaskan ilmu pengetahuan) dengan beragam peristiwa.
Catatan : istilah PLA hanya usulan sy (pak Ma’rufin) untuk menggantikan kata crop circle
4. Crop Circle Islam:
Kaligrafi  Utsmaniyah abad ke-18 ini, bertuliskan frasa “Ali Khalifatullah” dalam tulisan cermin dua arah. Sumber: wikipedia
Kaligrafi Islam, atau kaligrafi Arab, merupakan suatu seni artistik tulisan tangan, atau kaligrafi, serta meliputi hal penjilidan, yang berkembang di negera-negera yang umumnya memiliki warisan budaya Islam. Bentuk seni ini berdasarkan pada tulisan Arab, yang dalam waktu lama pernah digunakan oleh banyak umat Islam untuk menulis dalam bahasa masing-masing.
Kaligrafi adalah seni yang dihormati di antara berbagai seni rupa Islam, karena merupakan alat utama untuk melestarikan Al-Qur’an. Penolakan penggambaran figuratif karena dapat mengarah pada penyembahan berhala, menyebabkan kaligrafi dan penggambaran abstrak menjadi bentuk utama ekspresi seni dalam berbagai budaya Islam, khususnya dalam konteks keagamaan. Sebagai contoh, kaligrafi nama Tuhan diperkenankan sementara penggambaran figuratif Tuhan tidak diizinkan. Karya kaligrafi banyak dijadikan koleksi dan adalah hasil seni yang dihargai.
Kaligrafi Arab, Persia dan Turki Utsmaniyah memiliki hubungan dengan motif arabesque abstrak yang terdapat di dinding-dinding dan langit-langit masjid maupun di halaman buku. Para seniman kontemporer di dunia Islam menggali warisan kaligrafi mereka dan menggunakan tulisan kaligrafi atau abstraksi dalam berbagai karya seni mereka.
Laa Ilaaha illa Alloh
Kaligrafi Circle

5. Crop Circle versi Qur’an:
Kyai-Matematik- Haji Fahmi Basya akhirnya melepas satu risalah terbaru, yakni visualisasi Crop Circle versi Al-Qur’an. Dan berikut simulasinya…klik to download/view

Cabuk Rambak Makanan Langka

ImageCabuk rambak adalah makanan khas dari kota Surakarta atau Solo, Jawa Tengah. Makanan ini berfungsi sebagai makanan sela (volumenya tidak seberapa besar dan satu porsi tidak membuat kenyang) yang dibuat dari ketupat nasi yang diiris tipis-tipis, lalu disiram dengan saus wijen yang dicampur kemiri dan kelapa parut yang terlebih dulu disangrai, serta ditambah beberapa potong karak (sejenis kerupuk yang terbuat dari nasi kering dan bleng). Oleh penjaja di pinggir jalan biasanya disajikan tidak dengan piring tetapi dengan wadah dari daun pisang yang dilipat dengan cara tertentu (disebut pincuk).
Nama ‘cabuk’ mengacu pada wijen (ada sejenis sambal/saus lagi dengan nama ini yang terbuat dari wijen bakar di daerah yang sama). Agak mengherankan dengan nama ‘rambak’, karena sama sekali tidak ada kerupuk kulit (rambak) yang disajikan.
Cabuk rambak sudah terbilang makanan langka dan hanya bisa dijumpai hanya daerah-daerah tertentu. Penyajian Cabuk rambak dengan pincuk (daun pisang yang dilipat) dan ketupat dipotong-potong kecil dan diatasnya dibubuhi cabuk. Sangat cocok jika makan Cabuk rambek dengan karak atau biasa disebut dengan krupuk gendar.

Tuesday, March 1, 2011

15 gedung sekolah termegah

Spoiler for skolah megah

Ørestad High School, Copenhagen




Looking at this campus in the new Copenhagen suburb of Ørestad, it’s hard to imagine not wanting to go to school. Ørestad College – the Danish equivalent to a high school – has an open, modern design with colorful transparent glass shades that liven up its boxy exterior and rotate automatically with the sun. The interior is full of swirling staircases and platforms upon which students lounge on big orange pillows.


Spoiler for skolah megah

Green Roof Art School in Singapore



One of the most amazing green roofs in the world is at the School of Art, Design and Media at Nanyang Technological University in Singapore. From a distance, you can barely even tell that the 5-story structure is a building, it blends in so well with its environment. A plethora of glass walls allow plenty of natural light to illuminate the interior, and the grassy roof is used as a meeting space for students. The green roof also insulates the building, cools the surrounding air and harvests rainwater for landscape irrigation.


Spoiler for skolah megah
Modern High School #9 in Central LA


It looks more like an avant garde art museum design, but this uber-contemporary building by the Austrian design firm Coop Himmelb(l)au in Central Los Angeles is actually a public high school. High School #9 for the visual and performing arts holds 1,800 students and features an interior theatre that can seat 1,000.


Spoiler for skolah megah
Gehry-Designed Stata Center at MIT


The Stata Center for Computer, Information and Intelligence Sciences at MIT was designed by renowned architect Frank Gehry, and it shows. The lively building features Gehry’s signature adventurous, surrealist style with tilting towers, unusually angled walls and whimsical shapes. The building houses classrooms, research facilities, fitness facilities, a childcare center and a large auditorium.


Spoiler for skolah megah
New York University’s Department of Philosophy Interior


You would never guess, looking at the elegant yet unremarkable historic exterior of NYU’s Department of Philosophy, what was housed inside. Designed by Steven Holl Architects, the renovated interior features white walls and a seemingly complex set of stairs edged with perforated railings that cast interesting patterns of light around the building. The light effect changes according to the seasons and time of day.


Spoiler for skolah megah
Victorian College of the Arts School of Drama


In contrast to the many modern school designs featured here is the Grey Towers Castle of Arcadia University in Glenside, Pennsylvania. The castle was built starting in 1893 as the estate of William Welsh Harrison, and was acquired by the university in 1929. The castle is rumored to have secret passages behind the fireplaces as well as a series of underground tunnels built to connect the main house to stables and outbuildings. It now contains various offices, including that of the President, as well as student residences.


Spoiler for skolah megah
Oppenheim’s Miami-Dade College Campus



The concept for Miami-Dade College on Biscayne Boulevard in downtown Miami would add a lot of reflective shimmer and interest to the city’s skyline. Designed by Oppenheim Architects, the glittering glass and steel tower has an unusual shape with an interior grassy corridor. It’s projected to be completed in 2012.


Spoiler for skolah megah
Concrete and Glass Gateway Building at MICA


The Maryland Institute College of Art (MICA) has long been known for its eclectic mix of buildings, and its newest one is definitely a head-turner. The Gateway building, which sits on the edge of the campus, successfully met the challenge of difficult site constraints and wide-ranging functions. The drum-shaped building with an interior landscaped courtyard houses a lobby/gallery, theater, career center, café, student residences and artist studios.


Spoiler for skolah megah


Spoiler for skolah megah
Henning Larsen University Campus Concept in Kolding, Denmark



The Danish firm Henning Larsen won a competition for a university campus in Kolding, Denmark with this airy, open concept design along the Østerbrogade river. It features an exterior screen that is meant to allow sunlight to pass through to the banks of the river and is situated in a triangular fashion rather than parallel to the river. It will contain a large, open atrium, public café, offices and classrooms.


Spoiler for skolah megah
Napier University’s Futuristic Lecture Theater


The amorphic design of Napier University’s lecture theater has earned it nicknames like the Napier Egg and the Bike Light. The oval lecture theatre, which buts up to the historic 19th century university building, features one wall made entirely of glass.


Spoiler for skolah megah
Rafael Arozarena High School, La Orotava, Spain



Rafael Arozarena High School is located near the historic town center of La Orotava, Spain and blends in perfectly with its surroundings, which include city buildings and farming terraces. Designed by AMP Arquitectos, the school’s concrete exterior has been softened with a degraded wash of different tones which create a smooth transition between the urban city and the rural farmland.


Spoiler for skolah megah
Bikuben Student Residence, University of Copenhagen


Called the ‘student residence of the future’, the Bikuben residence building at the University of Copenhagen certainly is unlike any other student residence hall. Concrete, metal and the glass of the windows create a sort of monochromatic mosaic effect punctuated with bright shocks of orange paint. Within the building, the residences and the common rooms are connected in a double spiral surrounding an atrium.


Spoiler for skolah megah
Jubilee Campus, University of Nottingham


A former bicycle factory site has been transformed beautifully into an academic park for 2,500 students. Wood, steel and glass buildings sit on the edge of a tranquil man-made lake, and a colonnade on the front of the building forms the pedestrian route through the site. Restaurants, shops and atria are on the bottom level, while faculty rooms take up the upper levels. The campus’ most notable buildings are the circular Learning Resource Center and conical lecture halls.

Buruan Daftar KumpulBlogger

Kumpulblogger merupakan salah satu penyedia layanan adsense lokal. Pada saat artikel ini saya buat sudah terdaftar 147617 Blogger / Publisher sudah ikut (bergabung) di KumpulBlogger.com. . Anda dapat mengikuti bisnis online gratis ini (tanpa biaya pendaftaran), agar bisa menghasilkan uang dari blog.
Kumpul blogger membayar
Tiap 1 kali Unik Klik Text Links bernilai : Rp.300
Tiap 1 kali Unik Klik Mini Banner bernilai : Rp.350

Untuk mendaftar bisa anda gunakan link berikut: 

Daftar KumpulBlogger.com

Setelah muncul halaman berikut:
1. Pada bagian daftar baru , ketik email yang akan anda gunakan,
Masukkan kode capchta (contoh: plubita waladi,)
kemudian klik tombol Register



2. Buka email anda, kemudian klik link konfirmasi (aktivasi).
Pada kotak login masukkan email dan password
Anda akan masuk ke ruang registrasi, di bagian bawah item Blogger klik Tambah Blog untuk memunculkan form pendaftaran blog



3. Isi form pendaftaran blog, setelah terisi tekan tombol Submit


4. Sampai di sini, anda sudah melakukan pendaftaran blog. Anda harus menunggu hingga pihak kumpulblogger selesai melakukan verifikasi terhadap blog anda. Jika blog anda disetujui maka anda akan mendapat konfirmasi via email. Gunakan password yang diberikan untuk login sebagai member.

5. Setelah masuk ke menber area, akan muncul tampilan seperti langkah no 2. Pilih "Script Text Advertising untuk blog anda" atau "Script Mini Banner untuk blog anda"

Anda bisa mengcopy script yang anda pilih kemudian masukkan ke gadget html/javascript di sidebar, footer, atau bagian header blog anda.


Jika anda ingin mendaftar klik disini dengan anda mendaftar melalui link ini anda akan menjadi patner kami dalam mendapatkan uang di internet.. Ayoo buruan ... Terimakasih...

Cara Daftar AdsenseCamp yaitu Adsense Indonesia!

Let's Share...
Bingung cari Iklan/ Adsense untuk blog anda, saya perkenalkan Adsensecamp.
Adsensecamp :
AdsenseCamp merupakan website yang memberikan kesempatan bagi Anda untuk memperoleh penghasilan tambahan dengan menyediakan ruang pada website Anda sebagai tempat pemasangan iklan bagi advertiser. AdsenseCamp juga memberikan kesempatan kepada para Advertiser yang berkeinginan mempromosikan iklannya yang bakal disebarkan kepada web owners yang telah terdaftar di AdsenseCamp.
pada Adsense ini juga anda dapat mecari refferal. Maksud dari refferal ini adalah teman yang anda bawa untuk bergabung dengan AdsenseCamp.


Berapa yang saya dapat untuk pemasangan Adsense ini
AdsenseCamp berbasis ppc (pay per click) satu kali klik iklan yang anda pasang, anda akan mendapatkan Rp. 300,- dan untuk klik iklan yang dipasang refferal anda, anda akan mendapatkan Rp. 25,-


Cara bergabung AdsenseCamp
Untuk mengikuti program pada AdsenseCamp, sebagai web owner Anda tinggal melakukan pendaftaran dimana nantinya setelah terdaftar Anda bisa melakukan copy paste code yang kami berikan. Kemudian pasang code tersebut pada website Anda. Bagi Advertiser, setelah melakukan pendaftaran Anda bisa melakukan pengisian iklan yang nantinya akan disebar kepada pemilik web yang terdaftar di AdsenseCamp.
atau anda bisa klik disini:

Adsense Indonesia


Atau anda dapat mengklik gambar sebelah kanan blog ini, yang bertuliskan "Daftar Pasang Duit, AdsenseCamp". 

 Ayoo buruan gabung...
Daftarlah jadi patnerku dengan daftar menggunakan klik gambar di atas atau di samping blogku...